Rabu, 10-08-2022
  • TK DEK berada di Jalan Arif Rahman Hakim No.63, Ranah Parak Rumbio, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat

Peran Guru dalam Pembelajaran dan Cara Menghadapi Tantangan di Era Digital!

Diterbitkan :

Peran guru dalam pembelajaran tentunya sangatlah besar. Bisa dibilang guru adalah seorang yang menyuarakan pendidikan kepada masyarakat.

Guru mesti memiliki inisiatif yang tinggi dalam mengarahkan dan menilai pendidikan. Bukan hanya itu, guru juga bertanggung jawab agar pendidikan bisa berlangsung dengan lancar dan baik.

Namun seiring dengan berkembangnya zaman, guru juga harus menyadari tantangan-tantangan yang ada khususnya di era yang sudah serba digital seperti saat ini.

Ya, memang bisa dibilang tantangan akan selalu ada mengikuti zaman dan seorang guru harus bisa menemukan solusinya agar tantangan yang ada bisa berdampak positif bagi perkembangan pendidikan di Indonesia.

Di era yang serba digital ini, tantangan guru pun ada berbagai macam. Mereka harus menyesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan generasi muda dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Namun jangan khawatir, tantangan datang selalu dengan solusi. Asalkan mau belajar dan mengembangkan diri terus menerus, setiap guru pasti bisa melampaui tantangan yang ada di era digital dan dapat mendidik murid dengan baik.

Peran guru dalam pembelajaran

Agar dapat memberikan pembelajaran yang maksimal kepada para peserta didik. Berikut inilah tantangan guru di era digital yang harus dihadapi dan bagaimana strategi menghadapinya.

1. Mengajarkan konsep abstrak dengan cara sederhana

Di era pendidikan 4.0, peran guru dalam pembelajaran bukan lagi dituntut mengajar agar para siswa bisa menyelesaikan masalah dalam soal-soal ujian saja.

Akan tetapi, seorang guru harus memastikan bahwa semua siswa harus bisa memahami konsep dasarnya.

Bahkan para guru dituntut untuk bisa mengajarkan bagaimana mengkonstruksi sebuah makna atau konsep, sehingga siswa bukan hanya mengerti untuk jangka pendek tapi juga untuk jangka panjang.

Untuk membuat agar siswa bisa mengerti konsep dasar, salah satu cara yang bisa dilakukan oleh guru adalah dengan mengaitkan konsep yang abstrak dengan contoh kegiatan sehari-hari yang dekat dengan siswa.

Dengan penjelasan sederhana tersebut, siswa akan lebih mudah untuk menangkap dan mengingat materi dan konsep pelajaran yang disampaikan.

Menuangkan konsep yang rumit ke dalam penjelasan yang sederhana memang bukanlah cara yang mudah. Oleh karena itu, guru perlu melakukan persiapan lebih sebelum mengajar dan terus berlatih.

2. Mengajar agar siswa bisa melakukan pembelajaran aktif

Bukan hanya mengerti sebuah konsep, para guru juga mesti melewati tantangan bagaimana cara mengajar agar siswa bisa menerapkan materi dengan aktif.

Jadi, siswa bukan hanya sekadar mengerti tapi juga bisa menerapkan ilmunya yang bisa bermanfaat bagi lingkungan.

Misalnya saja jika membahas tentang isu global warming, tujuan yang harus dicapai oleh guru bukan hanya membuat siswa mengerti tapi bagaimana siswa tersebut bisa berpartisipasi dalam merawat lingkungan dan mengurang hal-hal yang dapat memicu global warming.

Lantas bagaimana caranya agar para siswa bisa tergerak untuk aktif menerapkan konsep yang mereka pelajari ke dalam kehidupan sehari-hari?

Mengajak siswa agar aktif menerapkan ilmunya bukanlah hal yang mudah. Namun, guru bisa memulai mengajak siswa untuk berperan aktif dengan memberi tahu apa manfaat yang bisa didapatkan ketika menerapkan ilmu-ilmu tersebut, baik itu manfaat untuk diri sendiri atau pun untuk orang lain.

Ketika mereka memahami manfaatnya, maka mereka akan termotivasi sendiri untuk mempraktekkan hal-hal positif dari apa yang mereka pelajari.

3. Bukan sekadar pintar tapi juga kreatif

Tidak sedikit orang yang menganggap peran guru dalam pembelajaran adalah sebagai seseorang yang pintar dan contoh bagi muridnya.

Memang, pintar adalah salah satu karakter guru yang sangat penting, tapi ada lagi yang lebih penting di era digital ini, yakni kreativitas. Mengapa?

Soalnya hanya pintar saja tidak cukup karena seseorang yang pandai belum tentu pandai berbagi ilmunya dengan orang lain. Karakter murid berbeda-beda, gaya belajar yang mereka sukai pun berbeda-beda.

Karena itu, sangat penting bagi seorang guru untuk melatih kreativitasnya agar informasi dan materi pelajaran yang ingin disampaikan bisa diserap baik oleh tiap-tiap murid. Untuk mencapai hal ini, tentunya dibutuhkan kreativitas atau soft skills.

Cara untuk melatih kreativitas adalah dengan memperluas wawasan dan referensi mengajar. Dengan demikian, para guru bisa mencoba hal-hal baru dan menemukan inovasi cara mengajar yang bisa membantu proses pembelajaran dan mendukung murid untuk menangkap materi-materi yang diberikan dengan lebih efisien.

4. Dituntut untuk kaya akan budaya dan bahasa

Di era yang serba digital, demi mempertahankan peran guru dalam pembelajaran, diperlukan penguasaan bahasa. Sebab para guru akan mengajar di dalam masyarakat yang memiliki keragaman budaya dengan bahasa yang berbeda pula.

Bahasa yang bisa dimengerti kebanyakan masyarakat secara global adalah Bahasa Inggris. Jadi paling tidak, para guru harus bisa menguasai dan mempraktekkan Bahasa Inggris yang mendasar.

Selain untuk mengajar, penguasaan bahasa asing diperlukan juga untuk mengembangkan potensi guru secara pribadi. Sebab banyak pelatihan dan materi terkait dengan pengajaran yang disampaikan dalam Bahasa Inggris.

Solusi untuk tantangan ini sebenarnya mudah saja, yakni dengan mempelajari tata bahasa asing dan terus berlatih secara aktif, tapi memang pada praktiknya mempelajari bahasa asing tidak semudah teorinya. Diperlukan kegigihan dan banyak latihan.

Namun yang paling penting adalah keinginan untuk belajar dan percaya diri untuk menggunakan bahasa asing di dalam proses pembelajaran.

Sumber: pintek.id

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan

Penulis : julio

Tulisan Lainnya

QUOTES

People who are really serious about software should make their own hardware. - Alan Kay

Info Sekolah

TK DEK

NSPN : 10308583
Jl. Arif Rahman Hakim No.63, Ranah Parak Rumbio, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat
TELEPON (0751) 840989
EMAIL tk@dek.sch.id